Transfer Dana BOS dan Dana Desa Secara Langsung Perlu Dikaji Ulang
Ilustrasi Dana BOS dan Dana Desa. (ANTARA)
News
Kab. Tapanuli Utara

Transfer Dana BOS dan Dana Desa Secara Langsung Perlu Dikaji Ulang

Selasa, 18 Februari 2020 14:45 WIB 18 Februari 2020, 14:45 WIB

INDOZONE.ID - Bupati Tapanuli Utara, Nikson Nababan mengatakan penerapan skema penyaluran dana BOS dan Dana Desa sistem transfer langsung dari pemerintah pusat harus dikaji ulang.

"Itu seharusnya dikaji lebih mendalam," terang Bupati Nikson seperti dilansir dari ANTARA, Senin (17/2/2020).

Menurut Nikson, sistem transfer langsung terhadap kedua dana tersebut akan menimbulkan persoalan baru. Transfer langsung dibenarkan jika memang tujuannya untuk memotong jalur birokrasi.

"Namun, jika itu harus dilakukan, maka harus diubah dahulu keberadaan UU Otonomi Daerah," ujarnya.

Nikson menambahkan bahwa Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dan Dana Desa adalah tanggung jawab Pemda. Dalam hal itu, semua dana dari pemerintah pusat harus tercatat di APBN dan APBD.

"Dalam UU APBN 2020, yang namanya transfer ke daerah, DAK nonfisik, termasuk BOS adalah bagian transfer ke daerah. Jadi harus melalui kas daerah ataupun APBD," jelasnya.

Dalam alur normatifnya, dana BOS adalah bagian Dana Alokasi Khusus (DAK). DAK harus masuk ke kas daerah terlebih dahulu. Kemudian pencatatannya juga harus dimuat dalam APBD.

"Padahal, di kita saja, pengelolaan anggaran oleh pemerintah maupun kementerian masih banyak yang mendapatkan penilaian disclaimer atau dapat opini wajar dengan pengecualian meski SDM-nya memadai," ungkap Nikson.

Nikson menilai bahwa jika dana itu ditransfer langsung maka akan berpotensi menambah daftar Kepala Desa dan Kepala Sekolah yang terlibat kasus hukum.

"Kalau memang semangatnya ingin memangkas jalur birokrasi, akan sangat elok jika penyaluran dana BOS tidak lagi melalui pusat ke provinsi, kemudian ke daerah. Bila perlu, dari pusat langsung saja ke daerah," ucapnya.

Jika sistem ini terlanjur dilakukan maka kepala sekolah akan terbebani. Nantinya kepala sekolah akan terbebani karena harus membuat laporan keuangan secara lengkap.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Tonggo Simangunsong
Budi Setiawan

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US