Ustad Tengku Zulkarnain: Benarkah 6 Orang Korban KM 50 Agen Narkoba dan Terorisme?
Penceramah Ustad Tengku Zulkarnain. / istimewa
News
Nasional

Ustad Tengku Zulkarnain: Benarkah 6 Orang Korban KM 50 Agen Narkoba dan Terorisme?

Sabtu, 09 Januari 2021 12:59 WIB 09 Januari 2021, 12:59 WIB

INDOZONE.ID - Penceramah Ustad Tengku Zulkarnain berkicau di akun twitternya, 9 Januari 2021 pagi, sekitar pukul 4.51 wib.

"Komnas HAM melaporkan,:"Ada perintah dari petugas untuk para saksi di tempat kejadian menghapus rekaman HP sembari mengatakan peristiwa tersebut terkait masalah NARKOBA dan TERORISME". Benarkah ke 6 orang korban KM 50 Tol Cikampek Agen Narkoba dan Terorisme. Jika tidak apa itu bohong?" tulis Ustad Tengku Zulkarnain di akun @ustadtengkuzul.

Para netizen beraksi menanggapi kicuauan sang ustad.

"Orangnya di bantai trus di fitnah bertubi-tubi,kira2 dulu Fir'aun yg dibinasakan Allahu ta'ala bgitu juga gk ya dzolim dan jahatnya Ustadz hingga di adzab Allah," tulis @Miranty39800641.

"maju terus polri habiskan para pengacau negara,pangil komnasham dan saksi dan barang bukti dari komnasham untuk penyelidikan lebih lanjut,termasuk para kadrun yang tidak tau apa apa tapi banyak nyinyir.bravo tni polri," tulis akun @bogel99305865.

"Dalam kiprahnya sejak 1998 FPI tidak pernah diberitakan ada keterkaitan dengan senjata, kenapa tiba2 saat 6 orang tewas dikatakan bersenjata? Sejak kapan punya senjata api? Kenapa tidak terdeteksi? Bukankah senjata api lebih mudah jadi alasan kriminalisasi daripada prokes?," tulis akun @budiwidagdo2.

"Ga hbs pikir kasus kerumunan plnggar prokes diintai bbrp mobil, bkn koruptor ngerugiin uang ngara, bkn teroris, bkn bandar jg...trus ngapain smpai skrg HRS msi ditahan," tulis akun @centangbiroe.

"Plz believe pak ustadz, ini semua kerjaan bin yg dendam bgt ama HRS. Mereka eksekutornya. Krn belepotan, isilop pasang badan, makanya gak nyambung semua pernyataannya. Rekayasa ini utk tutupi agar bin tetap bersih," tulis akun @DianaPratiwiNi1.

"masuk pasal Pembohongan Publik. Menghapus rekaman publik masuk pasal melanggar HAM krn itu privacy," tulis akun @DaulatNegeri.

"Kalaupun itu bohong ...itu urusan mereka dg Allah karena kita mah apa atuh ga ada kuasa. Semoga memberi jalan keluar yang terbaik buat masalah ini. Semua perbuatan pasti ada balasan nya. Apalagi perbuatan dzalim," tulis akun @DwiSriAgustini.
 

Artikel menarik lainnya:

TAG
Raden Arman
Raden Arman

Raden Arman

Editor

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US