Si Aleh, Youtuber Medan yang Lagi-lagi Viral karena Kasus Penghinaan
Rahmad Hidayat alias Aleh. (Screenshot Youtube)
News
Kota Medan

Si Aleh, Youtuber Medan yang Lagi-lagi Viral karena Kasus Penghinaan

Jumat, 17 April 2020 16:07 WIB 17 April 2020, 16:07 WIB

INDOZONE.ID - Rahmad Hidayat alias Aleh, Youtuber Medan yang menjadi tersangka penghinaan lagu "Aisyah Istri Rasulullah", mengaku menyesali perbuatannya. Youtuber yang sebelumnya pernah viral karena dituduh menghina warga Belawan ini meminta maaf melalui video yang diupload di sebuah akun Youtube.

“Buat semua ulama, saya Rahmat Hidayat alias Aleh meminta maaf sebesar-besarnya buat umat Islam semua di seluruh Indonesia. Saya amat sangat menyesal atas perbuatan saya ini,” katanya seperti dia sampaikan di akun medsosnya Aleh-Aleh Khas Medan, Jumat (17/4/2020).

Di video itu Aleh mengaku hanya bermaksud sekadar membuat bahan komedi. Tidak ada niat untuk menghina lagu tersebut.

"Saya nggak sadar sama sekali akan berujung seperti ini pak,” katanya.

Sebelumnya, Satreskrim Polres Pelabuhan Belawan mengamankan Rahmad Hidayat. Penyidik bahkan telah menetapkannya sebagai tersangka. Dia dijerat UU ITE terkait konten yang yang berkaitan dengan agu Aisyah Istri Rasulullah.

"Tersangka kami jerat Pasal 27 Ayat (3) UU ITE tentang Penghinaan," kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Belawan AKP Jericho Lavian Chandra, Selasa (14/4/2020).

Dalam video viral yang memicu kemarahan, tampak Rahmat bersama empat pemuda. Mereka bernyanyi lagu "Aisyah Istri Rasululllah" diiringi gitar. Awalnya hanya biasa saja, Rahmat tampak mengenakan kemeja hitam lengan panjang bermotif garis putih vertikal dan hanya diam.

Tak lama berselang, dia memegang rambut dan menariknya ke belakang dan berlagak seperti kerasukan, lalu berdiri. Sementara empat temannya berupaya menenangkannya.

Saat berdiri, ternyata dia hanya mengenakan celana dalam berwarna putih. Hal inilah yang membuat netizen kesal dan menuduhnya telah menghina lagu itu.

Hina Orang Belawan

Sebelumnya Aleh pernah juga viral karena gurauannya saat beraksi stand up comedy. Saat itu, Youtuber berambut kribo ini mengatakan bahwa Belawan adalah daerah konflik.

Dalam sebuah video yang viral pada Minggu (8/3/2020) setelah akun Facebook atas nama Diky Wahyudi menyebarkannya, Aleh mendapat kritikan dari netizen.

"Belawan di rendahin sabel !! Cek vidio nya..," tulis Diky Wahyudi.

Tidak hanya Diky Wahyudi, video ini juga dibagikan oleh netizen lainnya. Salah satunya akun Facebook M Andy Setiawan.

"Gausa menjelekan nama BELAWAN kau b******, bagi orang belawan kenal gak sama ni orang...," tulis M Andy Setiawan

Aleh melontarkan gurauannya itu pada kompetisi stand up comedy yang diselenggarakan di Komplek Mega Park, Jalan Kapten Muslim Medan pada Senin malam (2/3/2020) lalu.

Dalam video berdurasi sekitar 15 detik itu, Aleh naik ke atas panggung untuk menyampaikan materi lawakannya.

Namun dalam candaanya, pria bertubuh kecil itu melontarkan kalimat yang dinilai telah merendahkan warga Belawan. Aleh menyebut Belawan adalah daerah penuh konflik dan kriminalitas.

“Coba saja film Dilan syutingnya di Belawan, ha ? kenak konflik, mafia, semua ada di situ manusia pikiran anj*ng,” sebut Aleh di materi lawakan Stand Up Comedy-nya.

Penonton tampak larut dalam lawakan yang dibawakan Aleh. Bahkan mayoritas dari penonton terlihat tertawa.

Dilaporkan ke Polres Belawan

Akibat keledorannya, Youtuber pemilik Channel bernama Aleh Aleh Khas Medan itu dilaporkan Forum Anak Belawan Bersatu (FABB) ke Polres Pelabuhan Belawan, Senin (9/3/2020).

Ketua Forum Anak Belawan Bersatu (FABB), Dedy Satria Ainal mengatakan pihaknya melaporkan Aleh terkait materi stand up comedy yang dibawakannya. Dalam aksi stand up comedy-nya, Aleh menyampaikan materi yang dinilai telah menghina warga Belawan.

"Kami anak Belawan melaporkan unggahan chanel Youtube Aleh Aleh Khas Medan saat dia sedang lomba acara Stand Up Comedy di Mega Park Medan, yang menyebutkan 'coba kalau syuting film Dilan di Belawan, daerah konflik, mafia, semua ada di situ manusia pikiran A*****'," ucap Dedy.

Ia menambahkan laporan ini dilakukan atas adanya dampak kerugian yang dialami warga Belawan akibat perkataan Aleh.
 

Salah satu pemuda Belawan, Thomson juga tidak terima dengan ucapan Aleh yang dinilai telah menghina warga Belawan.

"Saya sebagai pemuda Belawan dan tinggal di Belawan, tidak terima atas unggahan youtube milik Aleh Aleh Khas Medan. Begitu kotornya mulut busuknya, Tidak kah kau sadar UU ITE Pasal 27 ayat 3 akan menyeretmu ke balik jeruji besi," ucap Thomson.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Tonggo Simangunsong

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU