5 Kawasan Hutan di Batam Terbakar,  Mandala Agni Sebut belum Butuh Bantuan Helikopter
Kebakaran hutan di sekitar Bandara Hang Nadim Kota Batam Kepulauan Riau, Senin (22/2).
News
Nasional

5 Kawasan Hutan di Batam Terbakar, Mandala Agni Sebut belum Butuh Bantuan Helikopter

Selasa, 23 Februari 2021 16:32 WIB 23 Februari 2021, 16:32 WIB

INDOZONE.ID - Lima kawasan hutan di Kota Batam, Kepulauan Riau, terbakar sejak awal Februari 2021, berdasarkan catatan Mandala Agni setempat.

"Manggala Agni turun mulai 4 Februari 2021. Yang sudah selesai (padam) itu di Tembesi, Sagulung, Sei Beduk, Galang dan Nongsa," kata Kepala Daops Manggala Agni Sumatera VIII Batam, Patris Lulumba di Batam, Selasa (23/2/2021) dikutip dari Antara.

Hingga saat ini, pihaknya masih berupaya memadamkan kebakaran lahan di Pulau Galang.

Pihaknya belum dapat memastikan luasan lahan yang terbakar sepanjang musim kemarau ini. Namun, ia memperkirakan seluas satu hingga 1,5 hektare di masing-masing lokasi yang terbakar. 

"Ini perkiraan," kata dia.

Menurut dia, kebakaran lahan di Batam masih relatif bisa ditangani pihaknya bersama dengan Dinas Pemadam Kebakaran setempat.

Hingga saat ini, belum dibutuhkan bantuan helikopter untuk memadamkan kebakaran lahan.

"Kalau pakai helikopter berarti apinya sangat besar dan tidak bisa ditangani dari darat. Kami menghindari penggunaan helikopter karena biayanya tinggi," kata dia.

Ia menyampaikan berdasarkan data BMKG, kondisi permukaan di wilayah Kepri masih merah yang berarti panas, sehingga kemungkinan terjadinya kebakaran masih tinggi.

Pihaknya terus melakukan patroli rutin ke hutan-hutan di Batam dan Bintan sebagai langkah antisipasi kebakaran meluas.

Dalam kesempatan itu, ia mengimbau masyarakat tidak melakukan pembukaan lahan dengan cara membakar untuk menghindari kebakaran.

"Jangan sampai merokok di dekat hutan apalagi di dalam hutan," kata dia.

Menurut dia, kondisi cuaca saat ini ekstrim, dengan tingkat bahan yang mudah terbakar relatif tinggi.

Ia menjelaskan, terakhir kali pemadaman lahan dilakukan pada April 2020, sehingga bahan organik yang mudah terbakar kini jumlahnya sudah banyak.

Artikel menarik lainnya: 

5 Fakta Penyebab Guguran Lava Gunung Merapi 

25 Kali Gempa Guguran, Lava Pijar Gunung Merapi Berjarak Luncur 800 Meter

Pagi Ini, Gunung Merapi Luncurkan Guguran Lava Pijar Sejauh 800 Meter

TAG
Raden Arman
Raden Arman

Raden Arman

Editor

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US