Rahmad Kubu Moeldoko Minta SBY buat Partai Baru, Namanya Partai Keluarga Cikeas atau PKC
Moeldoko saat mencium tangan Susilo Bambang Yudhono (SBY). / istimewa
News
Nasional

Rahmad Kubu Moeldoko Minta SBY buat Partai Baru, Namanya Partai Keluarga Cikeas atau PKC

Selasa, 06 April 2021 12:58 WIB 06 April 2021, 12:58 WIB

INDOZONE.ID - Sekretaris Majelis Tinggi Partai Demokrat, Andi Mallarangeng  memberikan tiga opsi kepada Moeldoko usai hasil Kongres Luar Biasa (KLB) ditolak oleh Kementerian Hukum dan Ham. Salah satunya mengusulkan agar membuat Partai Politik baru tanpa adanya embel-embel Demokrat.

Merespon hal tersebut, Juru Bicara Partai Demokrat hasil KLB, Muhammad Rahmad mengklaim dirinya bersama beberapa tokoh lainnya berdarah-darah untuk mendirikan Partai berlogo Mercy ini. 

Malah dia mempersilahkan Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat yang dijabat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) untuk mendirikan Partai Politik baru.

“Maka kami bersama tokoh tokoh pendiri Partai Demokrat yang dulu mereka berdarah-darah mendirikan partai tahun 2001, mempersilahkan SBY untuk mendirikan partai baru,” ujar Rahmad saat dihubungi Indozone, Selasa (6/4/2021).

Rahmad menegaskan, alangkah baiknya tidak mengambil alih kepemilikan Partai Demokrat dari para pendiri, dengan mengelabui para pengurus DPD dan DPC atas nama demokrasi. 

“Terserah kepada SBY mau dikasih nama apa. Ada yang mengusulkan diberi nama PKC (Partai Keluarga Cikeas),” katanya.

Sekretaris Majelis Tinggi Partai Demokrat, Andi Mallarangeng menyerankan Moeldoko Cs dapat membuat Partai Politik baru dengan modal pendukung yang hadir di Deli Serdang ini. Jika opsi membuat Partai baru dipilih, ia berharap tak timbul kegaduhan baru kembali seperti yang terjadi belakangan

"Pak Moeldoko CS itu bisa membuat partai baru dengan modal pendukung-pendukung yang ada di Deli Serdang itu, dan katanya sudah bikin struktur partai dan sebagainya, itu modal untuk membuat partai baru," katanta

"Kalau jalan atau opsi membuat partai baru apapun namanya itu yang dilakukan maka pasti tidak akan kegaduhan, tidak ada ribut-ribut, masing-masing mengurus partai masing-masing," imbuh Andi.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Raden Arman
Raden Arman

Raden Arman

Editor
TERKAIT DENGAN INI

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US