Istri Pukul Suami Karena Suami Kerap Berlaku Kasar dan Masalah Ekonomi
Tersangka Yettiur Rosida (51) di Polsek Deli Tua. (ANTARA/Nur Aprilliana Br Sitorus)
News
Kab. Deli Serdang

Istri Pukul Suami Karena Suami Kerap Berlaku Kasar dan Masalah Ekonomi

Selasa, 25 Februari 2020 11:11 WIB 25 Februari 2020, 11:11 WIB

INDOZONE.ID - Yettiur Rosida (51), pelaku penganiayaan terhadap suaminya, Iskandar (56) mengatakan dia tega memukuli suaminya lantaran suaminya kerap berlaku kasar dan masalah ekonomi.

Hal itu diungkapkannya ketika di Mapolsek Deli Tua. Yettiur mengaku tidak tahan dengan perlakuan kasar suaminya dan masalah ekonomi yang dihadapinya. Bahkan Yettiur berniat ingin bunuh diri.

"Saya rasanya udah malas, udah bosan kali menghadapi hidup ini. Saya udah coba mau bakar badan. Rasanya enggak ada lagi ceria hidup ini, gembiranya enggak ada lagi," ujarnya lirih.

Selama ini Yettiur harus bekerja mencari nafkah karena suaminya lumpuh dan tidak bisa bekerja lagi.

"Suntuk kali rasanya memikirkan hidup ini, mana anak mau sekolah, mana anak yang satu lagi belum ada berumah tangga. Ekonomi semakin susah, cari makan susah, mana suami yang sakit ini lebih kejam sama kita, ngusir, memukuli juga melempar. Karena enggak tahan, saya pukullah," ujarnya.


Motif mengenai penganiayaan ini juga dibenarkan oleh Panit II Polsek Deli Tua, Ipda Bambang Wahid. Bambang menyatakan bahwa Yettiur tega menganiaya suaminya karena masalah ekonomi.

"Kasus penganiayaan ini dipicu oleh faktor ekonomi," kata Panit II Polsek Deli Tua Ipda Bambang Wahid saat dijumpai di Polsek Deli Tua, Senin (24/2/2020).

Bambang menambahkan penganiayaan itu juga dilatarbelakangi oleh perlakuan kasar korban terhadap pelaku. Pelaku kerap melemparkan barang dan menganiaya korban. Pelaku kemudian tidak tahan dan balik menganiaya korban dengan menggunakan kayu dan besi.

"Istrinya yang bekerja karena suaminya lumpuh. Pelaku sering dipukul sama korban. Karena tidak tahan, pelaku akhirnya menganiaya korban," ujarnya.

Setelah memukuli suaminya, pelaku langsung menyerahkan diri ke Polsek Deli Tua. Akibat penganiayaan itu, korban menderita luka robek di kepalanya dan luka lebam di sekujur tubuhnya.

Akibat perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 44 Ayat 2 Undang-undang Nomor 23 tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Tonggo Simangunsong
Budi Setiawan

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US