Terkait Insiden Jatuhnya Mobil di Danau Toba, Polisi Periksa 9 Orang Saksi
Proses evakuasi mobil yang terjatuh dari jembatan penghubung kapal KMP Ihan Batak di Pelabuhan Ambarita, Samosir, Senin (31/5). (Antara)
News
Kota Medan

Terkait Insiden Jatuhnya Mobil di Danau Toba, Polisi Periksa 9 Orang Saksi

Jumat, 04 Juni 2021 09:45 WIB 04 Juni 2021, 09:45 WIB

INDOZONE.ID - Polisi memeriksa sebanyak sembilan orang saksi terkait insiden jatuhnya mobil Toyota Avanza dari jembatan penghubung kapal KMP Ihan Batak di Pelabuhan Ambarita, Samosir.

Melansir Antara, Jumat (4/6), Kasubbid Penmas Polda Sumut AKBP MP Nainggolan mengatakan Polres Samosir telah mengirimkan surat permintaan ahli ke Badan Pengelola Transportasi (BPTD) dan Dirjen Hubungan Darat Kemenhub.

Nainggolan menyebutkan dari hasil pemeriksaan, mesin kapal pada saat bongkar muat dalam keadaan mati.

"Kecelakaan itu dikarenakan ramp door (pintu rampa) KMP Ihan Batak terlepas sehingga saat mobil keluar dari kapal terjatuh ke Danau Toba. Dan kapal bergerak pada saat bersandar di dermaga karena sling ramp door keluar dari porosnya," terang Nainggolan.

Sebelumnya, sebuah mobil Toyota Avanza terjatuh dari jembatan penghubung kapal KMP Ilhan Batak di Pelabuhan Ambarita, Samosir, Senin (31/5) sekira pukul 15.00 WIB.

Mobil tersebut terjatuh diduga akibat adanya angin kencang sehingga jembatan penghubung kapal bergeser menyebabkan tali tross pada kapal terputus. Lalu, rampdoor terlepas dari movable brige sehingga rantai rampdoor KMP Ihan Batak juga terputus.

Dalam mobil tersebut, ada tiga penumpang yang berhasil dievakuasi, yakni Zulkarnain Tanjung (76), Hj Farida (72) dan Neiny Safrina (33).

Sedangkan seorang penumpang lainnya, Desy Marizdayani (32) meninggal dunia karena tidak sempat dievakuasi dan terjebak di dalam mobil selama 15 menit.

Artikel Menarik Lainnya:

Nanda
Nanda

Nanda

Writer

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US