Rampok Pelajar di Angkot, Dua Pria Dilumpuhkan Petugas
Ilustrasi perampokan. (Indozone)
News
Kota Medan

Rampok Pelajar di Angkot, Dua Pria Dilumpuhkan Petugas

Rabu, 02 September 2020 14:37 WIB 02 September 2020, 14:37 WIB

INDOZONE.ID - Dua dari tiga pelaku perampokan seorang pelajar di angkutan kota (angkot) dekat Jalan Sisingamaraja, Kota Medan JN alias Jona dan VB alias Van Baster berhasil dilumpuhkan dengan timah panas oleh petugas Polsek Patumbak.

Kanit Reskrim Polsek Patumbak, Iptu Philip Purba dalam keterangannya, Rabu (2/9) menjelaskan peristiwa perampokan itu berawal dari korban bernama Hamzah Lubis pada Minggu (23/8) tengah menunggu angkot di pinggir Jalan Sisingamaraja untuk pergi ke sebuah loket bus.

"Saat tengah menunggu angkot, ketiga orang pelaku menghampiri korban. Usai mengetahui tujuan korban, keduanya menyetop angkot 07 untuk korban menuju ke loket bus tujuan Padangsidempuan," jelas Philip.

Bersama dua pelaku, korban kemudian menaiki angkot tersebut. Sementara, seorang pelaku lainnya mengikuti angkot tersebut dari belakang dengan menggunakan sepeda motor.

Saat itu, korban yang sudah mulai curiga dengan gerak-gerik kedua pelaku yang ikut bersama meminta kepada supir angkot untuk berhenti sebentar agar ia bisa pindah duduk ke bangku depan.

Namun saat angkot berhenti, kedua pelaku langsung sigap mencekik leher korban dan merampas handphone milik korban yang berada di saku celana. Korban kemudian berusaha untuk melawan sembari berteriak minta tolong.

Warga sekitar yang mendengar teriakan korban langsung mendatangi angkot dan mengejar kedua pelaku.

"Pada saat bersamaan, tim Tekab Polsek Patumbak melihat warga mengejar pelaku. Petugas pun turut melakukan pengejaran dan berhasil menangkap dua dari tiga orang pelaku," ujar Philip.

Kedua pelaku yang berhasil diamankan petugas itu kemudian mencoba melakukan perlawanan kepada petugas dengan cara merusak borgol secara paksa. Atas aksinya, petugas langsung memberikan tindakan tegas dan terukur yang mengenai bagian kaki masing-masing tersangka.

Sementara itu, petugas masih berupaya untuk melakukan pencarian terhadap seorang pelaku lainnya, yakni U yang saat itu mengendarai sepeda motor.

Petugas kemudian membawa kedua pelaku beserta barang bukti berupa sepeda motor dan handphone ke Mapolsek Patumbak.

Atas perbuatannya, pelaku terancam pasal  365 ayat (2) ke 1e dan 2e KUHP dengan hukuman maksimal 12 tahun penjara.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Nanda
Nanda

Nanda

Writer

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US