Kasus Kedua Pasien Covid-19 Meninggal di Padangsidimpuan
Proses pemakaman kasus COVID-19 yang kedua di perkuburan Silandit, Kota Padangsidimpuan. (ANTARA/Khairul Arief)
News
Kota Padang Sidempuan

Kasus Kedua Pasien Covid-19 Meninggal di Padangsidimpuan

Sabtu, 15 Agustus 2020 11:13 WIB 15 Agustus 2020, 11:13 WIB

INDOZONE.ID - Seorang pasien suspek COVID-19 meninggal di ruang isolasi RSUD Padangsidimpuan, Jumat (14/8) sekira pukul 10:00 WIB. Pasien kedua meninggal di Padangsidimpuan itu dimakamkan hari itu juga di perkuburan khusus di Kelurahan Silandit, Kecamatan Padangsidimpuan Selatan.

"Pasien suspek kedua yang meninggal dunia saat menjalani perawatan di ruang isolasi. Sudah dimakamkam sesuai protokol COVID-19 di samping kuburan pasien suspek pertama," kata Plt. Direktur RSUD Padangsidimpuan, Sopian Subri, seperti dilansir dari Antara, Sabtu (15/8).

Pasien perempuan berinisial KN (58) warga Kecamatan Padangsidimpuan Selatan, sebelum dirawat di Rumah Sakit Rujukan COVID-19, pasien sempat dirawat di salah satu rumah sakit swasta di Kota Padangsidimpuan.

Pada hari Selasa (11/8) malam, salah satu rumah sakit swasta di Kota Padangsidimpuan merujuk pasiennya ke RSUD Padangsidimpuan yang merupakan rumah sakit rujukan COVID-19. Pasien diterima pukul 23:00 WIB dengan kondisi demam, batuk, sesak nafas serta pneumonia.

Kemudian pasien dilakukan screening ulang dan jenis pemeriksaan lainnya. Kemudian dirawat di ruang isolasi dengan diagnosa suspek COVID-19, namun pada hari ketiga menjalani perawatan saat menjalani perawatan pasien meninggal dunia.

Untuk proses pengkafanan hingga pemakaman, RSUD Padangsidimpuan telah berkoordinasi dengan Satuan Tugas (Satgas) COVID-19 Kota Padangsidimpuan. Jenazah dimakamkan sesuai protokol di perkuburan khusus di Silandit.  

Sopian yang juga Kadis Kesehatan Pemkot Padangsidimpuan menambahkan, saat ini terminologi COVID-19 sudah berubah. Tidak ada lagi ODP, PDP dan OTG. Diganti dengan kasus suspek, probable, konfirmasi, kontak erat, discarded, selesai isolasi dan kematian, disampaikan agar masyarakat mengetahuinya.

"Aturan terbaru dari pemerintah menyebut ini kasus probable COVID-19. Karena pasien adalah suspek COVID-19 yang meninggal dengan gejala klinis meyakinkan, namun belum ada hasil pemeriksaan laboratorium RT-PCR,” ungkapnya. 

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Tonggo Simangunsong
TERKAIT DENGAN INI

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US