Gubsu: Penggunaan Dana Desa Harus Kita Awasi Bersama-sama
Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi menghadiri Rapat Kerja Percepatan Penyaluran dan Pengelolaan Dana Desa di Sumut yang diselenggarakan oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Sumut di Gedung Olah Raga (GOR) Futsal Pemprov Sumut. (ANTARA/H
News
Kota Medan

Gubsu: Penggunaan Dana Desa Harus Kita Awasi Bersama-sama

Selasa, 03 Maret 2020 13:21 WIB 03 Maret 2020, 13:21 WIB

INDOZONE.ID - Pemprov Sumut akan memberikan dana insentif untuk desa yang sudah mandiri. Bantuan insentif ini diharapkan bisa memotivasi para perangkat desa agar berinovasi dan memanfaatkan dana desa sebaik mungkin.

Hal ini disampaikan Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi saat menggelar Rapat Kerja Percepatan Penyaluran dan Pengelolaan Dana Desa di Gelanggang Olahraga Futsal Pemprov Sumut Jalan Willem Iskandar Medan, Senin (2/3/2020).

“Begitu desanya mandiri, saya akan apresiasikan dana APBD untuk desa itu,” kata Edy Rahmayadi.

Desa mandiri adalah status tertinggi berdasarkan hasil penilaian Indeks Desa Membangun (IDM). Dalam penilaian desa mandiri, ada beberapa komponen di antaranya Indeks Ketahanan Sosial, Ketahanan Ekonomi dan Ketahanan Lingkungan.

Hingga saat ini dari 5.417 desa di Sumut, baru 4 desa yang berstatus desa mandiri. Keempat desa mandiri itu yakni Desa Raya (Kabupaten Karo), Desa Dolok Merangir (Kabupaten Simalungun), Desa Pasar Binanga dan Desa Parsombaan (Kabupaten Padang Lawas). Sementara itu 195 desa lainnya merupakan desa maju, 2450 desa berkembang, 2045 desa tertinggal dan 723 desa sangat tertinggal.

Dalam kesempatan itu, Edy berharap para kepala desa lebih kreatif dan berinovasi menggunakan dana desa untuk membangun desanya. Salah satu caranya yaitu dengan mengembangkan Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) dan memanfaatkan seluruh potensi yang ada di desa. Edy mencontohkan agrowisata Paloh Naga di Desa Denai Lama, Kecamatan Pantai Labu, Kabupaten Deliserdang yang sukses mengembangkan Dana Desa.

“Sehingga desa-desa kita ini menjadi mandiri semuanya. Kita lakukan ini hingga terbangunnya desa, baru kita menata kota. Kepala desa inilah ujung tombak membangun desa,” katanya.

Tahun ini, Provinsi Sumut mendapatkan alokasi dana desa sebesar Rp 4,5 triliun untuk 5.417 desa. Sejak 2015 sampai 2020, alokasi dana desa yang diberikan pemerintah pusat ke Provinsi Sumut sudah mencapai Rp 17,2 triliun.

“Dana dari pusat untuk dana desa setiap tahun meningkat. Penggunaan dana desa itu harus kita awasi bersama-sama,” katanya.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Tonggo Simangunsong
Budi Setiawan

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US