MUI Sumut: Kita Tetap ke Masjid, Tetapi Ada Syaratnya
Umat Islam melaksanakan salat Jumat di masjid Agung Al Markazul Islamic Center Lhokseumawe, Aceh, Jumat (3/4/2020). (ANTARA FOTO/Rahmad)
Life
Kota Medan

MUI Sumut: Kita Tetap ke Masjid, Tetapi Ada Syaratnya

Sabtu, 18 April 2020 09:36 WIB 18 April 2020, 09:36 WIB

INDOZONE.ID - Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumatera Utara (Sumut) mempersilakan umat Muslim untuk tetap salat ke masjid di masa pandemi Covid-19. Namun, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi sesuai dengan fatwa yang telah dikeluarkan MUI.

Sekretaris Komisi Fatwa MUI Sumut Akmaluddin Syahputra, Jumat (17/4), menjelaskan ada sembilan fatwa yang dikeluarkan MUI terkait dengan ibadah untuk umat Muslim. Sembilan fatwa tersebut dikelompokkan menjadi empat, pertama tata cara salat, Badan Kesejahteraan Masjid (BKM), puasa dan zakat.

Untuk tata cara salat ke masjid, ada dua syarat yang ditentukan oleh fatwa MUI. Pertama harus menggunakan masker dan kedua yang boleh ke masjid hanya laki-laki saja. Sedangkan untuk perempuan dan anak-anak diharapkan salat di rumah.

“Kita tetap ke masjid untuk beribadah karena saat ini kondisi Sumut belum begitu darurat, tetapi ada syaratnya," katanya di Media Center Gugus Tugas Covid-19 Sumut Kantor Gubernur Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro Nomor 30 Medan, Jumat (17/4).

Pertama, hanya laki-laki yang diperbolehkan salat jamaah di masjid, entah itu tarawih, salat Jumat, salat lima waktu. Dan kedua bila ke masjid harus menggunakan masker, karena kita tidak tahu siapa yang terpapar Covid-19.

"Bisa saja Anda sendiri tetapi tidak ada gejala. Jadi, memakai masker hukumnya mubah,” terang Akmaluddin.

Sedangkan untuk jarak shaf salat, fatwa MUI Sumut memutuskan tidak ada perubahan, sesuai dengan tata cara salat jamaah yang benar. Selain itu, pada setiap salat MUI juga menganjurkan untuk membaca doa Qunut Nazillah baik saat salat jamaah dan salat sendiri.

“Kalau untuk shaf tidak ada perubahan, tetapi jangan terlalu rapat. Dan yang perlu diingat, baca doa Qunut Nazillah setiap salat baik salat jamaah atau sendiri,” tambahya.

Masih terkait tata cara salat, MUI Sumut juga tidak mengharamkan penggunaan hand sanitizer dengan syarat alkohol yang digunakan untuk pembersih tangan tersebut berasal dari alkohol kimiawi, bukan khamar.

“Alkoholnya harus berasal dari kimiawi, bukan khamar,” tegasnya.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Tonggo Simangunsong

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US