Jack Ma, Orang Super Kaya yang Bingung Habiskan Hartanya
Pendiri Alibaba Group, Jack Ma. (REUTERS/Lucas Jackson)
Life
Internasional

Jack Ma, Orang Super Kaya yang Bingung Habiskan Hartanya

Rabu, 08 Juli 2020 14:19 WIB 08 Juli 2020, 14:19 WIB

INDOZONE.ID - Siapa yang tak mengenal Jack Ma. Namanya selalu tertaut dalam deretan daftar orang super kaya di dunia versi Forbes. Pebisnis ulung asal Tiongkok itu memiliki jumlah kekayaan yang begitu super.

Di tahun 2017, pemilik dari Alibaba Group itu berada di peringkat kedua sebagai orang paling kaya di Tiongkok dan ke-23 di dunia. Diperkirakan kekayaannya mencapai 39,2 miliar dolar AS atau sekitar Rp524 triliun.

Jack Ma yang saat ini tengah membawahi 18 anak perusahaan dari Alibaba Group itu mengaku sangat bingung bagaimana cara untuk menghabiskan harta kekayaannya.

Hal itu diakui Ma dalam sebuah wawancara kepada Bloomberg. Ma bilang, tuntutan pekerjaan yang tinggi yang membuat dia tidak memiliki waktu luang untuk menghabiskan harta sebanyak itu.

Dalam kesempatan yang sama, Ma mengaku kerap mendapat komentar dari orang-orang mengenai kehidupannya. Ma selalu ditanya bagaimana ia menghabiskan uang.

Ma meresponsnya simpel. Dia hanya bilang sambil tersenyum;

"Berapa banyak uang yang mampu kau habiskan?" ucap dia.

Pada kuartal pertama tahun 2017, kekayaan Ma meningkat tajam karena harga saham Alibaba Group terus berlipat ganda. Harta kekayaan Ma terus bertambah hingga 13,3 miliar dolar AS.

Kondisi seperti itu dialaminya terus menerus, hingga kekayaannya terus bertambah dan tidak berkurang sama sekali. Dia mengalihkan kekayaannya itu dengan berinvestasi sana-sini, alhasil kekayaannya tak terbendung lagi,

Sejumlah saham dari perusahaan besar telah dibeli Ma. Sebut saja Snapchat, Lyft, Tokopedia, dan masih banyak lagi.

Ma punya karakter yang suka bikin sensasi. Orang super kaya itu kerap melontarkan pernyataan yang tak jarang berakhir kontroversi. Di tengah bergelimangan harta kekayaan, dalam sebuah forum ekonomi internasional dia pernah berucap:

"Membangun Alibaba merupakan kesalahan terbesar sepanjang hidup saya," begitu kata Ma dalam forum ekonomi yang digelar di Saint pertesburg, Rusia pada 2017 lalu.

Pernyataan itu lagi-lagi menjadi kontroversi. Bagi yang mengerti, ucapan Ma hanya terdengar lelucon biasa. Namun, ucapannya itu bisa jadi benar bahwa kesuksesan Alibaba Group merupakan buah hasil dari ketidaksengajaan.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Zega
Nanda
Zega

Zega

Editor
Nanda

Nanda

Writer

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US