Air Susu Dibalas Air Tuba, Ibu 75 Tahun Digugat 3 Anak Kandung karena Warisan 
Mariamsyah Boru Siahaan (tengah) didampingi penasihat hukum saat menghadapi gugatan perdata yang didaftarkan tiga anak kandungnya di Pengadilan Negeri Tarutung, Tapanuli Utara. (ANTARA/Rinto Aritonang)
Life
Kab. Tapanuli Utara

Air Susu Dibalas Air Tuba, Ibu 75 Tahun Digugat 3 Anak Kandung karena Warisan 

Kamis, 16 Juli 2020 14:06 WIB 16 Juli 2020, 14:06 WIB

INDOZONE.ID - Dipicu karena persoalan harta warisan, tiga anak di Tarutung, Tapanuli Utara, Sumatera Utara (Sumut) menggugat ibu kandung yang menjual rumah keluarga senilai Rp800 juta. 

Tergugat ialah Mariamsyah Boru Siahaan (74) yang menghadapi gugatan perdata yang didaftarkan tiga anak kandungnya di Pengadilan Negeri Tarutung, Tapanuli Utara. Ketiga penggugat yakni dua anak laki-laki dan seorang perempuan, yaitu Bontor Budianto Panjaitan seorang PNS di Dinas Pertanian Tobasa, kemudian Lettu Mervin Panjaitananggota TNI AURI Probolinggo, serta Lasmawati Delima Panjaitan yang tinggal di Desa Sileang Toruan, Humbang Hasundutan (Humbahas).

Sebelumnya, Majelis Hakim PN Tarutung menggelar sidang mediasi pada Rabu (15/7/2020) pukul 12.00 WIB. Namun, agenda sidang mediasi, dengan mediator Hakim PN Tarutung Nugroho Situmorang, tak berhasil mencairkan persoalan kedua pihak berperkara hingga keputusan melanjutkan sidang gugatan bakal digelar.

Awal Mula Gugatan

Kasus ini bermula saat tergugat menjual satu unit rumah di Jalan Tuasan, Kelurahan Sidorejo Hilir, Kota Medan seharga Rp800 juta pada 2019. 

Rumah itu merupakan harta yang dia dikumpulkan bersama mendiang suami tercinta di masa lalu. Ditengarai ketiga anak Mariamsyah tak terima lantaran tidak dilibatkan dalam penjualan rumah maupun bagi hasil penjualan. 

Dalam perkara ini, ibu yang berusia lanjut usia ini hanya dibela anak bungsunya Ridwan Panjaitan dan menantu Murni Panggabean. Mereka bersama sejumlah penasihat hukum Ranto Sibarani, Olsen Lumbantobing dkk mendampingi proses hukum tersebut.

"Air susu dibalas air tuba. Bahkan darah yang mengalir dari tubuh saya sewaktu melahirkan mereka pun tak mampu dibalas. Namun hari ini, saya harus menghadapi gugatan hukum dari mereka," ujar Mariamsyah, seusai menghadiri sidang mediasi yang digelar di PN Tarutung, seperti dilansir dari Antara, Rabu (15/7/2020).

"Sudah beberapa kali saya dibuat susah oleh mereka. Bahkan saya pernah diusir dari rumah," ucapnya dengan mata berkaca-kaca.

Ridwan, anak keempat yang menemani Mariamsyah turut menguatkan pernyataan soal gugatan terhadap ibundanya.

"Ibu kami digugat karena menjual rumah," katanya.

Terpisah, salah seorang penggugat, Bontor Panjaitan yang merupakan anak sulung mengungkapkan, alasan dia turut melayangkan gugatan terhadap ibundanya karena dalam persoalan itu tidak dilibatkan. Dan dia tidak mendapat bagian atas penjualan rumah.

"Alasan saya, pertama, saya tidak mengetahui rumah itu dijual. Yang kedua, bagian saya tidak ada. Saya sendiri tidak ingin ada mediasi lagi," ujarnya.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Tonggo Simangunsong

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US