Pastor yang Humoris Itu pun Telah Pergi, Requiscat in Pace Romo Frietz Tambunan 
Kiri: Presiden Joko Widodo | Kanan: Pastor Frietz Tambunan
Life
Kota Medan

Pastor yang Humoris Itu pun Telah Pergi, Requiscat in Pace Romo Frietz Tambunan 

Rabu, 13 Mei 2020 10:23 WIB 13 Mei 2020, 10:23 WIB

INDOZONE.ID - Kabar duka cita datang dari Universitas Katolik Santo Thomas, Medan, Sumatera Utara. Rektor Unika St. Thomas Medan, RD. Frietz Tambunan, Pr, telah meninggal dunia, Selasa (12/5) pukul 09.45 di Rumah Sakit St. Elisabeth Medan.

Berita duka cita itu diumumkan secara resmi di laman Keuskupan Agung Medan dan sejumlah grup Whats App alumni Universitas Katolik St. Thomas yang berlokasi di Jalan Setia Budi, Tanjung Sari Medan itu.

"Sekian lama dirawat dengan kondisi penyakit pendarahan otak dan telah menjalani operasi dua kali. 
Doa kita, semoga arwah beliau memperoleh kebahagiaan kekal dan Tuhan melihat seluruh karya dan ketulusan hatinya melayani selama menjadi imam hingga membawanya menuju tanah abadi di surga," demikian keterangan resmi dari Keuskupan Agung Medan (KAM), Selasa (12/5/2020). 

Pastor Frietz Tambunan menempuh pendidikan filsafat di Sekolah Tinggi Filsafat (STF) Driyarkara Jakarta dan Pendidikan Teologi di Fakultas Kepausan Wedabhakti Yogyakarta. Tahun 1991 ia mengambil program pendidikan doktor di bidang Manajemen Pendidikan di Universitas Salesian Roma, Italia dan meraih gelar doktor tahun 1997.

Pastor Frietz Tambunan dikenal sebagai sosok yang akrab dengan para mahasiswanya, bahkan dikenal sangat murah hati. Beberapa mahasiswa alumni mengaku pernah mendapatkan kebaikan darinya. Tak pandang bulu dia mau membayar uang kuliah mahasiswa yang memang kesusahan.

Selain dikenal berdedikasi, Pastor Frietz Tambunan yang mengajar mata kuliah Filsafat itu juga dikenal memiliki sifat humoris. Kelas kuliahnya selalu hangat, tidak kaku dan sering melontarkan candaan namun edukatif.

Pastor kelahiran Sigotom, 15 Desember 1957 itu diangkat menjadi rektor Unika Santo Thomas sejak Juli 2016. Sebelumnya, ia pernah sebagai Kepala Paroki Kristus Raja Medan sekaligus Ketua Yayasan Pendidikan Katolik Budi Murni Medan. Tahun 2010-2014,  menjadi Pengawas Lembaga Pendidikan Katolik KAM.

Selain aktif di dunia kampus, Pastor Frietz Tambunan juga aktif berkarya di lembaga sosial. Pada tahun 2005 ia diangkat mejadi Direktur Cordia Caritas Medan untuk menangani program pembangunan dan rehabilitasi pasca-tsunami yang melanda Aceh dan Sumatera Utara (2005-2010). Sejak 2005, ia memimpin program rehabilitasi kemanusiaan dalam kerjasama dengan lembaga Caritas Internasional dan seluruh dunia.

Pastor Frietz meninggal dunia pada usia 62 tahun karena serangan stroke hemoragik, suatu kondisi yang disebabkan oleh pecahnya pembuluh darah di dalam otak. 

Kronologi Sakit

Pastor Frietz Tambunan menjalani perawatan sejak tanggal 28 April 2020 lalu setelah mengalami stroke yang terjadi karena pendarahan otak (Stroke Hemograghik). Pada tanggal 5 Mei ia dipindahkan ke Rumah Sakit St. Elisabeth Medan. Hasil diagnosis sama dengan di Rumah Sakit Materna, tempat ia ditangani sebelumnya. 

Pada tanggal 8 Mei 2020, ia menjalani operasi untuk mengeluarkan pendarahan di sekitar otak. Tindakan itu dilakukan untuk mencegak pendarahan yang semakin meluas. Pada Selasa (11/5), setelah operasi pertama, kondisinya lemah dan belum stabil, tekanan darahnya juga tidak stabil.

Pihak KAM berkoordinasi lagi dengan dokter untuk melakukan operasi. Namun, kondisi yang semakin lemah membuatnya tak mampu lagi bertahan.

Jenazah Pastor Frietz Tambunan disemayamkan di Gereja Katedral, Medan. Pada sore hari diadakan Misa Requiem dan dimakamkan di Simalingkar B, Rabu (13/5/2020), pukul 11.30 WIB. 

Kepergiannya Pastor Frietz Tambunan meninggalkan kesedihan di kalangan alumni Unika St. Thomas Medan. 

"Jiwa yg penuh semangat dan selalu ingin membuat sesuatu yg baru dalam Gereja... RIP Romo Frietz R. Tambunan," ungkap Grace Hartanto begitu mengetahui kabar duka itu.  

"Beristirahatlah dalam damai Pak Frietz, rekan kerja sekaligus pimpinan ku di Universitas Katolik Santo Thomas Medan. Banyak hal yang kau tinggalkan, layak untuk kukenang, lebih dari melihat sebuah  foto," ungkap Truly Okto Purba, alumni yang juga dosen di Unika St. Thomas, Medan.

Requiscat in Pace, Pastor Frietz Tambunan...  

Artikel Menarik Lainnya

TAG
Tonggo Simangunsong

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU