Gubernur Edy Rahmayadi: Penyakit TBC Lebih Banyak yang Mati Daripada Covid
Gubernur Edy Rahmayadi dalam rapat pembentukan desa tangguh Sumatera Utara di Aula Tengku Rizal Nurdin, Medan, Kamis (11/2). (Instagram/pemprovsumut)
News
Kota Medan

Gubernur Edy Rahmayadi: Penyakit TBC Lebih Banyak yang Mati Daripada Covid

Jumat, 12 Februari 2021 11:29 WIB 12 Februari 2021, 11:29 WIB

INDOZONE.ID - Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi meminta kepada masyarakat untuk tidak melupakan penyakit tuberkulosis (TBC) di tengah pandemi Covid-19 saat ini.

Sebab menurut dia, angka kematian TBC lebih tinggi jika dibandingkan dengan Covid-19.

"TBC ini lebih banyak yang mati daripada Covid," ujar Edy saat rapat membahas pembentukan desa tangguh di Sumut di Aula Tengku Rizal Nurdin, Medan, Kamis (11/2).

Edy mengatakan penyakit TBC dianggap sepi lantaran masyarakat sudah jarang membicarakan masalah penyakit ini.

"TBC ini sudah tidak populer, dianggap sepi," kata dia.

Kendati demikian, kata Edy, tanpa melupakan TBC, fokus pemerintah saat ini adalah bagaimana cara menyelesaikan pandemi virus corona.

"Covid ini benar-benar harus kita waspadai," ucap dia.

Sebelumnya, Edy mengatakan melawan pandemi virus corona sama dengan berperang.

Oleh karena itu, menurut dia, tidak ada cerita soal gaji dalam berperang melawan virus corona.

"Ini kita sedang perang ini, kalau sedang perang tidak ada cerita soal gaji," kata dia.

Artikel Menarik Lainnya:

Raden Arman
Nanda
Raden Arman

Raden Arman

Editor
Nanda

Nanda

Writer

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US