Menko Luhut Panjaitan Perkirakan Masa Kritis Covid-19 Terus Berlangsung Dalam 2 Minggu
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan. (photo/ANTARA FOTO/Aprillio Akbar)
News
Nasional

Menko Luhut Panjaitan Perkirakan Masa Kritis Covid-19 Terus Berlangsung Dalam 2 Minggu

Minggu, 04 Juli 2021 11:35 WIB 04 Juli 2021, 11:35 WIB

INDOZONE.ID - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan memperkirakan masa kritis Covid-19 akan terus berlangsung hingga 2 minggu ke depan.

Hal tersebut disampaikannya dalam konferensi pers yang dipantau dari Jakarta, Sabtu (3/7/2021) sebagaimana dilansir Antara.

"Sejak dari 4 hari lalu, jumlah infeksi naik dan juga jumlah meninggal demikian. Kemarin angka tertinggi 25 ribu kasus baru dan yang meninggal lebih dari 500. Ini 10 hari ke depan, menurut hemat saya, mungkin dua minggu akan terus naik karena masalah inkubasi daripada varian ini masih jalan. Jadi ini masa kritis dalam dua minggu ini," papar Luhut.

Berdasarkan data Kementerian Kesehatan, lonjakan kenaikan sudah terjadi sejak 26 Juni. 

Bahkan dari rentang tanggal 26 hingga 2 Juli, kasus terkonfirmasi rata-rata berada di angka 20 ribu dan menyentuh angka tertinggi pada Jumat (2/7/2021) sebanyak 25.830 kasus sejak kasus pertama di Indonesia dilaporkan.

Peningkatan kasus ini selain disinyalir imbas pasca-Lebaran, juga munculnya varian virus Delta yang lebih cepat menular ketimbang varian sebelumnya. 

Untuk menekan laju penularan Covid-19, maka pemerintah menerapkan kebijakan PPKM Darurat di Jawa dan Bali pada 3 hingga 20 Juli. 

Luhut mengatakan bahwa dirinya terus mengecek pelaksanaan PPKM Darurat dan berkoordinasi dengan pemerintah daerah, Pangdam, dan Polda setempat.

Di sisi lain, Luhut juga meminta meminta seluruh pihak khususnya penjual obat-obatan agar memedomani HET (Harga Eceran Tertinggi) obat yang telah ditetapkan pemerintah.

"Jangan ditambah lagi dengan persoalan-persoalan menambah keuntungan dari harga ini. Harga harus dibikin dengan wajar. Setiap Permen (peraturan menteri) yang sudah dibuat oleh Menkes, itu acuannya," tegasnya.

Artikel Menarik Lainnya

TAG

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU