Gempa di Nias Barat, Warga Kota Gunungsitoli Panik Berhamburan
Ilustrasi gempa. (Antara)
News
Kota Gunung Sitoli

Gempa di Nias Barat, Warga Kota Gunungsitoli Panik Berhamburan

Selasa, 20 April 2021 13:57 WIB 20 April 2021, 13:57 WIB

INDOZONE.ID - Gempa bumi yang terjadi di barat daya Nias pada Selasa (20/4) pagi membuat warga Kota Gunungsitoli panik berhamburan.

"Gempanya terasa cukup kuat, karena rumah saya tiga lantai, saya dan keluarga langsung naik ke lantai paling atas untuk jaga jaga apabila gempa makin kuat," kata seorang warga Kota Gunungsitoli bernama Yenni melansir Antara, Selasa (20/4).

Hal yang sama juga dikatakan oleh seorang pedagang di Pasar Soliga, Kota Gunungsitoli bernama Wati. Dia mengatakan gempa tersebut membuat orang-orang berhamburan keluar dari toko.

"Yang pertama tahu ada gempa adalah pembeli di toko saya, dia mengatakan, mengapa lampu tokomu goyang goyang," kata Wati.

"Kami langsung lari keluar toko saat merasakan guncangan yang cukup kuat," kata dia lagi.

BMKG menyatakan bahwa gempat tersebut berpusat di laut sekitar 140 km arah barat daya Nias pada kedalaman 16 km memiliki magnitudo 6,4 dan kemudian memperbaruinya menjadi 6,1.

Gempa bumi dangkal yang terjadi akibat aktivitas tektonik pada Lempeng Samudera Hindia itu, menurut BMKG, getarannya dirasakan di Nias Barat pada II sampai III skala Mercalli (MMI) serta Gunung Sitoli (Sumatera Utara) pada skala I sampai II MMI.

Getaran gempa juga dirasakan Aek Godang, Padang Sidimpuan, dan Pakpak Bharat di Sumatera Utara; Pariaman, Padang Pariaman, dan Padang di Sumatera Barat; serta Aceh Singkil di Aceh pada skala II MMI.

Pada skala I MMI getaran tidak dirasakan kecuali dalam keadaan luar biasa oleh beberapa orang; pada skala II MMI getaran dirasakan oleh beberapa orang dan menyebabkan benda-benda ringan yang digantung bergoyang; dan pada skala III MMI getaran dirasakan nyata di dalam rumah, terasa seperti ada truk berlalu.

Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG Bambang Setiyo Prayitno mengatakan bahwa sampai saat ini belum ada laporan mengenai kerusakan yang terjadi akibat gempa bumi yang tidak berpotensi menimbulkan tsunami tersebut.

Artikel Menarik Lainnya:

Nanda
Nanda

Nanda

Writer

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US