Santri Ponpes di Tanjung Pura Lakukan Aniaya ke Santri Lain itu Juga tak Sopan sama Ustad
Ilustrasi aniaya. / istimewa
News
Kab. Langkat

Santri Ponpes di Tanjung Pura Lakukan Aniaya ke Santri Lain itu Juga tak Sopan sama Ustad

Minggu, 14 Februari 2021 14:00 WIB 14 Februari 2021, 14:00 WIB

INDOZONE.ID - Santri Pondok Pesantren (Ponpes) Modern Nuur Ar Radhiyyah, Desa Pematang Tengah, Kecamatan Tanjung Pura, Kabupaten Langkat terlibat perkelahian hingga penganiayaan terhadap santri lain.

Paur Subbag Humas Polres Langkat Aiptu Yasir Rahman, Minggu (14/2/2021) menyebutkan orang tua korban tak terima dengan perlakuan santri lain kepada anaknya. Korban yang merasa tersakiti melaporkan apa yang dialaminya kepada orang tuanya.

Menurutnya, peristiwa terjadi pada Kamis (11/2/2021) sore lalu. Orangtua santri Andriyani Ishak melaporkan hal itu Sabtu (13/2/2021) kemarin.

Dalam laporannya ke SPKT Mapolres Langkat di Stabat Andriyani Ishak mendapat telepon dari anaknya berinitial AIK, dimana anaknya itu mengalami penganiayaan kekerasan yang terjadi Kamis (11/2), di pesantren Nuur Ar Radhiyyah, tempat korban bersekolah.

Akibat penganiayaan itu korban AIK mengalami luka memar di sekujur tubuhnya, sebagai orang tua merasa keberatan. Dilansir dari Antara, kasus ini dalam penyelidikan Satreskrim Polres Langkat.

Pengelola pesantren modern Nuur Ar Radhiyyah, Desa Pematang Tengah, Kecamatan Tanjung Pura, Kabupaten Langkat Firmansyah yang dihubungi menjelaskan terhadap korban sudah diberikan peringatan terakhir, karena tingkahnya yang membuat santri lainnya merasa terganggu.

"Kita juga sudah melakukan skorsing selama satu minggu kepada AIK, untuk tidak mengulangi perbuatannya menggangu santri lainnya," katanya.

Dari laporan yang ada selama ini santri lain tidak berani melawan korban, malah ada santri yang disiram pakai air minuman, malah ada yang dipukul olehnya.

"Orangtuanya sudah pernah dipanggil tapi meminta anaknya AIK untuk tidak diproses, anak itu memang bandel, dokumen semuanya lengkap. Sama Ustadz saja tak ada sopannya sudah berulang kali diperingati, orang tuanya sudah berulang kali pula dipanggil ke pondok," tegasnya.


TAG
Raden Arman
Raden Arman

Raden Arman

Editor

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US