Gubsu Edy Sebut Temuan BPK Soal Penanganan Covid-19 2020 Bukan Ranah Publik
Gubernur Sumut Edy Rahmayadi. (Instagram/edy_rahmayadi)
News
Kota Medan

Gubsu Edy Sebut Temuan BPK Soal Penanganan Covid-19 2020 Bukan Ranah Publik

Sabtu, 03 Juli 2021 11:19 WIB 03 Juli 2021, 11:19 WIB

INDOZONE.ID - Gubernur Sumut (Gubsu) Edy Rahmayadi menyebutkan bahwa temuan BPK soal penanganan Covid-19 tahun anggaran 2020 bukan ranah publik. Menurutnya, temuan itu harusnya diketahui untuk internal Pemprov Sumut saja.

"Harusnya belum ranah publik. Aneh juga saya...Itu masih ranah internal, kok sampai ke ranah publik," ucap Edy kepada wartawan, Jumat (2/7).

Diketahui, BPK menemukan adanya anggaran sebesar Rp70 miliar terkait penanganan covid-19 pada tahun 2020 yang hingga belum dipertanggungjawabkan oleh Pemprov Sumut.

Temuan itu terungkap dalam rapat paripurna di Gedung DPRD Sumut pada 24 Mei 2021 lalu.

Menurut Edy, temuan oleh BPK itu harusnya diproses oleh internal Pemprov Sumut selama 60 hari. Jika dihitung sejak BPK menyampaikan temuan itu, usia temuan itu baru 40 hari.

"Laporan sampai pertanggungjawaban itu ada waktu 60 hari dicek, kalau dalam 60 hari tak selesai memang ditemukan ada kesalahan, baru ke aparat hukum," ujar dia.

Sebelumnya, BPK menemukan adanya delapan kegiatan penanganan Covid-19 di Sumut yang tak sesuai ketentuan. Penemuan itu berdasarkan belanja tak terduga yang dilakukan Pemprov Sumut pada delapan kegiatan tersebut.

Adapun kegiatan yang tak sesuai yang dimaksud, yakni kelebihan pembayaran atas beberapa pengadaan, ketidakwajaran keuntungan, serta belanja bantuan alih usaha pembuatan bak becak bermotor belum selesai dikerjakan dan tidak dapat dipertanggungjawabkan.

Untuk itu, BPK menginstruksikan Inspektorat untuk meminta bukti pertanggungjawaban program yang telah dilakukan oleh Pemprov Sumut.

Artikel Menarik Lainnya:

Nanda
Nanda

Nanda

Writer
TERKAIT DENGAN INI

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US