Vaksin Harus Berbasis Sekolah, DPR RI: Biaya Swab Murid Bisa dari Dana BOS
Anggota Komisi X DPR RI Sofyan Tan ketika menghadiri workshop pendidikan di Hotel Four Point, Jalan Gatot Subroto Medan, Selasa (28/9). (ANTARA/Andika Syahputra)
News
Nasional

Vaksin Harus Berbasis Sekolah, DPR RI: Biaya Swab Murid Bisa dari Dana BOS

Selasa, 28 September 2021 16:55 WIB 28 September 2021, 16:55 WIB

INDOZONE.ID - Demi meminimalisir terjadinya penularan virus COVID-19 selama masa Pembelajaran Tatap Muka (PTM) Terbatas, anggota Komisi X DPR RI, Sofyan Tan menyarankan pelaksanaan vaksin khusus murid atau pelajar dilakukan berbasis sekolah.

Ia mengungkapkan hal itu akan lebih efektif untuk memutus penyebaran virus, khususnya klaster keluarga.

"Vaksin harusnya berbasis sekolah, kalau bisa. Kalau siswa vaksin, orang tua juga vaksin. Jangan anaknya aman, tapi orangtua tidak, kan sama aja," ujarnya pada acara workshop pendidikan yang digelar Kemendikbud Ristek di Hotel Four Point, Jalan Gatot Subroto Medan, seperti yang dikutip Indozone dari Antara, Selasa (28/9/2021).

Begitu juga dengan vaksin guru, menurutnya tidak hanya guru, keluarganya juga harus ikut menerima vaksin. Bahkan pada Januari 2022 mendatang, ia membeberkan seluruh guru akan disuntikkan vaksin booster.


Selain itu, dalam mendukung kegiatan pembelajaran tatap muka (PTM), ia menilai sekolah bisa menggunakan dana bantuan operasional sekolah (BOS). Saat ini dana BOS dikatakannya sudah dapat digunakan lebih fleksibel. Sebab, sudah ada Permendikbud Ristek No 6/2021 tentang relaksasi penggunaan dana BOS.

"Saat PTM, dana BOS bisa digunakan. Anak-anak swab bisa pakai dana BOS," tuturnya.

Bahkan dana BOS juga dapat dipergunakan untuk meningkatkan kesejahteraan guru.

Sementara itu, Dirjen PAUD, Dikdas, Dikmen Kemendikbud Ristek RI, Jumeri menambahkan, risiko tertular COVID-19 ketika PTM masih ada. Namun, dia mengingatkan untuk tidak perlu panik.

"Takut boleh, tapi jangan terlalu, kita memang belum bebas 100 persen," pungkasnya.


Artikel Menarik Lainnya:

PTM Terbatas Dimulai, Sebagian Pelajar Tidak Masuk Karena Menikah dan Bekerja
Nama Bupati Labura Dipakai untuk Modus Penipuan, Kominfo: Jangan Percaya
Viral Satpam di Medan Hina Anggota Brimob yang Gugur Ditembak KKB

TAG
Anisa Rizwani

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US