Bangun Jalur Alternatif Medan-Berastagi, Edy Akan Belah Hutan Hingga Surati Menteri
Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi (Instagram/Edy_Rahmayadi)
News
Kota Medan

Bangun Jalur Alternatif Medan-Berastagi, Edy Akan Belah Hutan Hingga Surati Menteri

Sabtu, 27 November 2021 13:15 WIB 27 November 2021, 13:15 WIB

INDOZONE.ID - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) akan segera membangun jalur alternatif dari Kota Medan menuju kota wisata, Berastagi, Kabupaten Karo. Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi memastikan jalur yang akan dibangun jaraknya lebih pendek dari panjang jalur utama selama ini.

"Sudah ada jalannya, dalam proses dan segera akan dibangun. Jalan pemprov, lebih pendek dari jalannya ini. Pemprov hanya mampu bangun lebarnya 6 meter. Jadi ini sudah diputuskan, tinggal nanti kita kerjakan," ucapnya, seperti yang dikutip Indozone, Sabtu (27/11/2021).

Ia juga menjelaskan jalur alternatif tersebut nantinya akan melintasi kawasan berstatus hutan lindung. Sehingga saat ini Pemprov sedang berkoordinasi dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) agar mendapat izin menggunakan kawasan tersebut.

"Nanti ada pembebasan hutan, 7-8 hektar itu melewati jalan hutan lindung. Sedang kita surati ibu Siti Nurbaya," ucapnya.

Sementara itu, Menurut Pelaksana Tugas Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sumut, Hasmirizal Lubis ruas jalan alternatif yang akan dibagun adalah Medan-Delitua-STM Hulu-Tanjung Raja-Pulau Mariam-Barus Jahe. Dimana diperkirakan panjang ruas jalan mencapai 50 Km lebih.

"Yang kita lihat memang kemarin lahan untuk menjadi ruas jalan alternatif itu tidak mengganggu hutan konservasi, jadi disepakatilah jalur ini mengingat ini yang paling mudah untuk diselesaikan," ujarnya.

Dengan telah dipilihnya ruas jalan alternatif itu, Bappeda Sumut di tahun ini juga mulai melakukan studi cepat untuk mengetahui layak tidaknya ruas tersebut untuk dibangun.

Sehingga kalau layak, pihaknya akan anggarkan di 2023 mengingat di 2022 akan disusun dulu feasibility study  masterplannya serta Detail Engineering Design (DED)-nya sebagai dasar untuk pembangunannya di 2023.

”Paling cepat di 2022 mungkin,” pungkas asisten umum Setdaprovsu itu. 

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Anisa Rizwani

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US