Berikut Pelaksanaan Ibadah Minggu di Gereja dengan Penerapan Protokol Kesehatan
Pelaksanaan ibadah Minggu di GKPI Pandan dengan menerapkan protokol kesehatan. (Antara)
News
Kab. Tapanuli Tengah

Berikut Pelaksanaan Ibadah Minggu di Gereja dengan Penerapan Protokol Kesehatan

Senin, 23 November 2020 13:54 WIB 23 November 2020, 13:54 WIB

INDOZONE.ID - Sejak adanya pandemi Covid-19, pelaksanaan ibadah Minggu di gereja turut mengalami perubahan. Mulai berkurangnya jumlah jemaat hingga diberlakukannya ibadah Minggu secara online.

Sudah tiga bulan belakangan ini, gereja kembali dibuka dengan penerapan protokol kesehatan sesuai anjuran pemerintah melalui Satgas Penanganan Covid-19.

Mengutip laporan Antara, Senin (23/11), salah satu gereja yang sudah menerapkan protokol kesehatan adalaha Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) yang berada di Pandan, Tapanuli Tengah.

Gereja tersebut diketahui cukup ketat dalam menerapkan protokol kesehatan. Misalnya dengan membagi dua jadwal ibadah yang bertujuan agar tidak ada penumpukan jemaat.

Selain itu, gereja tidak mengadakan koor lagi dalam pelaksanaan ibadah, sehingga jadwal ibadah relatif singkat setiap minggunya

"Sejak kita membuka pelayanan ibadah kembali di gereja ini, kita sudah sepakat harus menerapkan protokol kesehatan sebagaimana dianjurkan oleh pemerintah. Untuk itulah kami sudah menyediakan lebih kurang 10 kran air mengalir untuk tempat cuci tangan jemaat lengkap dengan sabunnya. Kami juga menyediakan alat pengukur suhu tubuh, dan jemaat wajib diperiksa suhu tubuhnya sebelum masuk gereja. Jika suhu tubuh di luar standar, maka jemaat disarankan untuk ibadah di rumah saja,” kata Guru Jemaat Gereja GKPI Pandan, Pdt Lamser Sihotang kepada Antara.

Kemudian, jumlah kursi di dalam gereja juga dikurangi, jarak duduk juga diatur agar tidak saling berdekatan.

"Kebetulan gereja kita ini memiliki teras samping, sehingga kursi dalam gereja kami bagi sebahagian ke teras samping, sehingga jemaat terbagi dan tidak ada penumpukan. Dan jemaat serta pelayan gereja wajib mengenakan masker dan tanpa ada bersalaman baik itu saat mau masuk ibadah Minggu maupun ketika pulang ibadah,” lanjut dia.

"Puji Tuhan sampai saat ini belum ada informasi yang sampai kepada kami bahwa ada warga jemaat kami yang terpapar atau positif COVID-19. Karena memang kami dari pihak gereja tidak bosan-bosannya untuk mengimbau jemaat untuk selalu menerapkan prokes demi kesehatan dan keselamatan bersama. Dan hasil amatan kami, jemaat cukup patuh sama patuhnya dengan para penatua gereja,” tutup dia.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Nanda
Nanda

Nanda

Writer

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US