Jangan Takut, Efek Samping Alergi Akibat Vaksinasi Covid-19 Sangat Jarang Terjadi
Ilustrasi vaksinasi Covid-19 di Indonesia. (ANTARA FOTO/Jojon)
Health
Internasional

Jangan Takut, Efek Samping Alergi Akibat Vaksinasi Covid-19 Sangat Jarang Terjadi

Sabtu, 09 Januari 2021 14:33 WIB 09 Januari 2021, 14:33 WIB

INDOZONE.ID - Kasus efek samping seperti alergi setelah divaksin Covid-19 sangat jarang terjadi. Oleh karena itu, masyarakat diharapkan untuk tidak takut terhadap vaksinasi Covid-19.

Melansir Antara mengutip WebMD, Sabtu (9/1), Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) mengungkapkan bahwa sejauh ini hanya ada 29 kasus alergi parah atau disebut anafilaksis usai divaksin Covid-19.

"Bahkan dengan kasus yang terlihat sampai saat ini, vaksin Covid-19 tetap merupakan proposisi nilai yang baik," kata Direktur Pusat Imunisasi Nasional CDC, Nancy Messonnier.

Messonnier mengatakan ada sekitar 11,1 kasus anafilaksis per 1 juta dosis vaksin Pfizer-BioNTech Covid-19 atau lebih tinggi dari perkiraan 1,3 kasus per 1 juta dosis dengan vaksin flu.

Oleh karena itu, diharapkan masyarakat untuk tidak takut terhadap vaksinasi Covid-19.

"Risiko mereka akibat Covid-19 dan hasil yang buruk masih lebih besar daripada risiko akibat parah dari vaksin dan untungnya, kami tahu bagaimana menangani anafilaksis," tutur Messonnier.

Messonnier mendesak petugas kesehatan yang mengelola vaksin COVID-19 untuk bersiap terhadap reaksi efek samping.

"Siapa pun yang memberikan vaksin tidak hanya perlu memiliki EpiPen, tetapi tahu cara menggunakannya," kata dia.

CDC melaporkan pada 14 Desember dan 23 Desember terjadi 21 kasus anafilaksis setelah pemberian 1.893.360 dosis pertama vaksin COVID-19 Pfizer-BioNTech.

Sebagian besar reaksi atau 71 persen, terjadi dalam 15 menit setelah vaksinasi.

Artikel Menarik Lainnya:

Raden Arman
Nanda
Raden Arman

Raden Arman

Editor
Nanda

Nanda

Writer

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US