Studi Ini Membuktikan Masker Kurangi Penularan Covid-19 hingga 75 Persen 
Umat muslim mengenakan masker saat melaksanakan ibadah salat Id. (ANTARA FOTO/Abriawan Abhe)
Health
Nasional

Studi Ini Membuktikan Masker Kurangi Penularan Covid-19 hingga 75 Persen 

Minggu, 31 Mei 2020 09:30 WIB 31 Mei 2020, 09:30 WIB

INDOZONE.ID - Masih banyak masyarakat yang mengabaikan pentingnya penggunaan masker untuk mencegah penularan virus corona (Covid-19). Padahal, studi baru membuktikan bahwa memakai masker memang dapat mengurangi penularan virus secara signifikan.

Berdasarkan eksperimen oleh tim Hong Kong menemukan tingkat penularan virus corona melalui tetesan pernapasan atau partikel di udara turun sebanyak 75 persen ketika masker bedah dipakai.

"Efektivitas memakai masker terhadap pandemi virus corona sangat besar," kata Dr. Yuen Kwok-yung, ahli mikrobiologi terkemuka dari Universitas Hong Kong yang membantu menemukan virus SARS pada 2003, pada Minggu (25/5/2020).

Studi itu dirilis departemen mikrobiologi di The University of Hong Kong, dan akan dipublikasikan dalam jurnal medis Clinical Infectious Disease, yang belum dilakukan peer-review. Kesimpulan didapat setelah berbulan-bulan informasi yang saling bertentangan dari badan kesehatan dunia mengenai masker.

Penelitian ini menggunakan hamster di dua kandang. Pertama, kelompok hamster terinfeksi Covid-19 dan yang lainnya sehat. Peneliti menciptakan tiga skenario yang berbeda.

Masker ditempatkan hanya pada kandang dengan subjek terinfeksi, masker ditempatkan pada kandang subjek sehat, dan satunya tanpa masker sama sekali, dengan kipas di antara kandang yang memungkinkan partikel tertransmisikan di antara mereka.

Tanpa adanya masker sama sekali, dua pertiga dari hamster yang sehat (66,7 persen) terinfeksi virus dalam waktu seminggu. 

Ketika masker ditempatkan pada kandang yang infeksi virus corona, bagaimanapun, tingkat infeksi menjadi turun 16,7 persen.

Tingkat infeksi naik hingga 33 persen ketika pelindung masker hanya digunakan untuk menutupi kandang hamster yang sehat. Hamster yang masih terinfeksi meskipun terhalang masker juga memiliki lebih sedikit virus dalam tubuh mereka dibandingkan dengan yang terinfeksi tanpa masker.

"Dalam percobaan hamster kami, terlihat sangat jelas bahwa jika hamster atau manusia yang terinfeksi, terutama yang asimptomatik atau simtomatik, mengenakan masker, mereka sebenarnya melindungi orang lain. Itu hasil terkuat yang kami tunjukkan di sini," tutur Yuen, dikutip dari CNBC.

"Penularan berkurang 50 (poin persentase) ketika masker bedah digunakan, terutama ketika masker dikenakan oleh orang yang terinfeksi," sambungnya.

Hamster memiliki reseptor enzim yang sangat mirip dengan manusia, itulah sebabnya mereka dipilih sebagai hewan uji untuk percobaan Yuen.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU