Bumbunya Dicampur Darah, Rahasia Saksang Batak yang Viral Jadi Rasa Indomie
Saksang daging babi. (IST)
Food
Kota Medan

Bumbunya Dicampur Darah, Rahasia Saksang Batak yang Viral Jadi Rasa Indomie

Selasa, 21 Juli 2020 14:51 WIB 21 Juli 2020, 14:51 WIB

INDOZONE.ID - Indomie rasa saksang menjadi viral di jagad maya. Setelah ditelusuri, ternyata kabar itu tidak benar atau hoaks. Masyarakat Batak mengenal saksang sebagai salah satu masakan khas. Saksang identik dengan daging babi yang dipotong-potong kecil, bumbunya pedas menggunakan merica Batak bernama andaliman, dan ada rahasia dapur yang selama ini sudah tak asing di kalangan masyarakat Batak.

Rahasianya yaitu terletak pada bumbu pedas menggunakan andaliman yang dicampur dengan darah babi. Darah babi dicampur dan dimasak dengan potongan babi hingga merata. 

Mengutip Wikipedia, karena mengandung daging babi serta darah, maka hidangan ini dianggap tidak halal dalam ajaran Islam. Biasanya dalam pesta pernikahan adat Batak, tamu undangan yang Muslim dipisahkan sajian hidangan dan bufet prasmanannya dari hidangan tradisional ini.

Di sejumlah restoran Batak, saksang merupakan sajian khas utama, selain daging babi panggang, sup babi maupun daging ayam dan ikan mujahir bakar. Harga seporsi saksang biasanya antara Rp.15.000 - 25.000, untuk sekali makan. Namun, ada beberapa restoran Batak yang menyajikannya dalam porsi besar.

Dalam acara adat Batak, saksang kerap menjadi menu utama saat makan bersama. Warnanya yang coklat kemerah-merahan, rasa yang pedas dan aroma yang khas menjadikan saksang selalu dicari orang Batak dalam setiap acara adat.

Heboh Indomie Rasa Saksang

Beredarnya foto Indomie rasa saksang babi khas Sumatera Utara menjadi viral sejak Senin malam (20/7/2020). Tak sedikit warganet yang bertanya dan heran, apakah mungkin Indomie memproduksi rasa saksang yang tidak dapat dikonsumsi semua kalangan, terutama bagi umat Muslim. 

Menanggapi kabar hoaks itu, Humas PT Indofood CBP Sukses Makmur Lucy Suganda memberikan pernyataan resmi, bahwa foto itu tidak benar alias hoax, sekaligus menegaskan bahwa mereka hanya memproduksi produk maupun rasa yang halal.

"Itu hoaks. Indofood hanya memproduksi produk halal," ujarnya.

"Hai Indomielovers! Kami berkomitmen bahwa seluruh produk Indomie sudah mendapatkan sertifikasi HALAL dari MUI agar aman dikonsumsi, jadi kamu ngga perlu khawatir. Kami selalu memastikan keamanan produk Indomie selalu terjaga, demi kenyamanan kamu :)," tulis Indomie.

Sebelum dijawab langsung oleh Indomie, sebagian netizen sudah tahu kalau foto Indomie tersebut merupakan editan komputer. 

"ini candaan aja.. klo zoom pic dagingnya, keliatan pinggirannya di crop dgn sangat tidak rapi. artinya ini hanyalah tempelan," komentar akun @jantra_pribadi.

"kalo diliat dari desain, kayanya ga mungkin. cmiiw," komentar akun @Ibnusie.

"editan banget ga sih (fokus ke gambar daging pojok kanan bwh). kalaupun ada rasa saksang babinya mungkin cuma artifisial aja kali ya, tp ttp aja bakal kena cekal pasti sm organisasi u know who, MUI sm jd permasalahan nanti sm sertifikasi halalnya. halal kok ada tulisan babi," tulis akun @bisousbijoux96.

Artikel Menarik Lainnya:

TAG
Tonggo Simangunsong

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU