Penemuan Artefak Ini Buktikan Manusia Bertahan Hidup Usai Letusan Gunung Toba
Ilustrasi pemandangan Danau Toba. (en.wikipedia.org)
Fakta Dan Mitos
Kota Medan

Penemuan Artefak Ini Buktikan Manusia Bertahan Hidup Usai Letusan Gunung Toba

Minggu, 17 Mei 2020 14:39 WIB 17 Mei 2020, 14:39 WIB

INDOZONE.ID - Sekitar 74 ribu tahun lalu Gunung Toba di Sumatera Utara meletus dan mengguncang Bumi sedemikian dahsyatnya.

Bahkan, para ahli paleontologi mengatakan populasi manusia yang tinggal di wilayah Asia musnah karena letusan Gunung Toba.

Namun, penelitian terbaru membantah dan menyatakan manusia dapat bertahan hidup usai letusan tersebut.

Dilansir dari Science Alert, arkeolog dari University of Queensland mengungkapkan ditemukan artedak pada lapisan sedimen dan batuan yang berumur lebih dari 80.000 tahun dari situs penggalian di Son Valley Dhaba, India Utara.

Populasi di Dhaba menggunakan alat-alat batu yang mirip dengan peralatan yang digunakan oleh Homo sapiens di Afrika pada saat yang sama.

Fakta bahwa peralatan batu ini tidak hilang pada saat letusan Toba menunjukkan bahwa populasi manusia selamat dari bencana tersebut.

Selain itu, pada 2007, bukti alat-alat batu di India menunjukkan bahwa letusan Gunung Toba tidak menyebabkan pendinginan ekstrem atau memicu periode gletser.

Lalu pada 2018, bukti fosil lebih lanjut dari Afrika Selatan menambahkan lebih banyak dukungan pada gagasan bahwa populasi manusia tidak hanya berhasil bertahan melewati letusan Gunung Toba, tapi juga berkembang pesat setelahnya.

Artikel Menarik Lainnya

TAG

ARTIKEL LAINNYA

LOAD MORE

You have reached the end of the list. Want More? #KAMUHARUSTAU

JOIN US